Selasa, 11 Maret 2014

truly indonesia


TRULY INDONESIA (advertorial)


Indonesia terkenal dengan beraneka ragam budaya serta bahasa, namun keindahan itu takkan sempurna tanpa kehadiran benda-benda bersejarah yang sampai saat ini masih tersimpan rapih di musium yang berada di indonesia.
Sangat disayangkan ketika kita hanya dapat melihat namun tak dapat membawa barang-barang antik khas indonesia ini ke rumah kita.
Seiring berjalannya waktu. Para pengrajin indonesia memikirkan benda-benda yang dapat di bawa pulang oleh wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Yaitu kerajinan tangan yang sangat indah dari batik khas daerahnya masing – masing seperti:
Batik Jogja



MOTIF BATIK KAWUNG [MOTIF BATIK Tulis]
Zat Pewarna: Naphtol
Digunakan : Sebagai Kain Panjang
Unsur Motif : Geometris
Makna Filosofi : Biasa dipakai raja dan keluarganya sebagai lambang keperkasaan dan keadilan



MOTIF BATIK PARANG KUSUMO {Motif Batik Tulis}
Zat Pewarna: Naphtol
Digunakan : Sebagai kain saat tukar cincin
Unsur Motif : Parang, Mlinjon
Ciri Khas : Kerokan
Makna Filosofi : Kusumo artinya bunga yang mekar, diharapkan pemakainya terlihat indah


MOTIF BATIK TRUNTUM [MOTIF BATIK Tulis]
Zat Pewarna: Soga Alam
Digunakan : Dipakai saat pernikahan
Ciri Khas : Kerokan
Makna Filosofi : Truntum artinya menuntun, diharapkan orang tua bisa menuntun calon pengantin.

Batik madura

Batik Jakarta
Tumpal liris

Batik semarang

Tidak sampai disitu, benda benda bersejarah yang masih terjaga keasliannya juga dapat dibeli di beberapa kolektor asli Indonesia.Serta ketika kita datang indonesia kita akan disuguhkan berbagai pemandangan indah dari pantai indonesia



pantai bajul mati – jatim


Pantai Arbodek Raja Ampat

 
Tanjung Bira Bulukumba, Indonesia


Ada pula toko online yang menjual berbagai pusaka dan benda –benda asli dari indonesia, seperti :
https://id-id.facebook.com/pages/BARANG-ANTIK-ASLI-INDONESIA/252697924509


kewajiban untuk melihat dan berkunjung ke tempat tempat unggulan indonesia
serta temukan berbagai kecantikan alam Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar