SIMUNGIL
SIENNY (6)
Sienny tumbuh dalam
keluarga kecilnya sebagai anak ke dua dari empat bersaudara, sienny merupakan
mahasiswi dari Universitas Bunda Mulia. Paras mungil dan wajah yang cantik
menjadi modal untuk mengembangkan talenta yang ada dalam dirinya sebagai
penjual yang handal.
Kesibukan membantu
orangtuanya dalam membangun usaha pendingin udara (AC) sekarang ini berkembang ,menjadikan
Sienny menjadi anak yang mandiri serta cerdas menghadapi pembeli. tentunya Sienny
tidak ingin mengasah talentanya hanya dalam penjualan AC saja. Ia juga
mengembangkan bakatnya menjadi penjual professional lewat agensi SPG di
beberapa perusahaan besar.
Kesibukannya sebagai
pengusaha AC dan SPG tidak pernah dirasa lelah, karena itu merupukan hobby
gadis berkulit putih ini sebagai seseorang yang padat pekerjaan setiap harinya.
Namun ia sadar akan kesehatan yang harus ia jaga, sehingga bulu tangkis menjadi
pilihan ketika waktu senggang tiba.
Saat malam, ia
menyempatkan waktu untuk berkumpul dengan keluarga kecilnya dan saling bertukar
cerita. Ketika malam sudah mulai larut ia juga harus melaksanakan kewajibannya
untuk belajar dan mengerjakan tugas perkuliahan yang ada.
Gadis
periang yang memiliki hobby melihar Barbie ini berkata bahwa apa yang ada pada
saat ini patut disyukuri. Bisnis keluarga yang berkembang sejak tahun 1992 mulai
membuahkan hasil yang manis. Empat buah rumah di mangga besar menjadi hasil
yang ia dapatkan bersama keluarga dalam menjalankan bisnis AC.
Pada
tahun 1996 ibu sienny pun mencoba bisnis kost-an dengan membangun beberapa
kamar, dan kini dua rumahnya menjadi kost-an yang berkembang menjadi tiga. Namun
enam bulan yang lalu keluarga sienny mengalami sebuah musibah yang menyebabkan
keempat rumahnya habis dilalap api.
Kebakaran
yang terjadi seakan seperti mimpi yang mudah sekali menghabiskan asset yang
telah dibangun selama delapan belas tahun. Api besar itu menghabiskan 87 rumah
dalam sekejap. Semua barang berharga di dalam rumah itu habis terbakar,
Handphone
serta pakaian tidur yang ia pakai menjadi dua benda yang ia bawa pada saat
kebakaran itu.ketika ia masuk kedalam rumahnya, ia sangat bingung karena semua
hangus tak bersisa.namun rasa syukur itu muncul ketika kantor yang ada di tengah
ruangan tidak terbakar, AC dan uang puluhan juta yang berada di ruangan
tersebut berhasil di keluarkan secara utuh.
Rasa syukur membuat
mentalnya kembali pulih secara perlahan. Keterpurukan tidak bertahan lama, kini
hanya satu rumah yang belum di bangun dan semuanya akan menjadi pulih kembali.
Apa yang akan anda katakana
ketika musibah yang sama menimpa anda? Ingatlah ada Tuhan yang selalu melihat
anda, dan bersyukurlah dengan apa yang anda miliki karena tak semua orang seberuntung
anda.

















