Selasa, 25 Maret 2014

SIMUNGIL SIENNY

SIMUNGIL SIENNY (6)








Sienny tumbuh dalam keluarga kecilnya sebagai anak ke dua dari empat bersaudara, sienny merupakan mahasiswi dari Universitas Bunda Mulia. Paras mungil dan wajah yang cantik menjadi modal untuk mengembangkan talenta yang ada dalam dirinya sebagai penjual yang handal.

Kesibukan membantu orangtuanya dalam membangun usaha pendingin udara (AC) sekarang ini berkembang ,menjadikan Sienny menjadi anak yang mandiri serta cerdas menghadapi pembeli. tentunya Sienny tidak ingin mengasah talentanya hanya dalam penjualan AC saja. Ia juga mengembangkan bakatnya menjadi penjual professional lewat agensi SPG di beberapa perusahaan besar.

Kesibukannya sebagai pengusaha AC dan SPG tidak pernah dirasa lelah, karena itu merupukan hobby gadis berkulit putih ini sebagai seseorang yang padat pekerjaan setiap harinya. Namun ia sadar akan kesehatan yang harus ia jaga, sehingga bulu tangkis menjadi pilihan ketika waktu senggang tiba.

Saat malam, ia menyempatkan waktu untuk berkumpul dengan keluarga kecilnya dan saling bertukar cerita. Ketika malam sudah mulai larut ia juga harus melaksanakan kewajibannya untuk belajar dan mengerjakan tugas perkuliahan yang ada.
            
             Gadis periang yang memiliki hobby melihar Barbie ini berkata bahwa apa yang ada pada saat ini patut disyukuri. Bisnis keluarga yang berkembang sejak tahun 1992 mulai membuahkan hasil yang manis. Empat buah rumah di mangga besar menjadi hasil yang ia dapatkan bersama keluarga dalam menjalankan bisnis AC.
             
              Pada tahun 1996 ibu sienny pun mencoba bisnis kost-an dengan membangun beberapa kamar, dan kini dua rumahnya menjadi kost-an yang berkembang menjadi tiga. Namun enam bulan yang lalu keluarga sienny mengalami sebuah musibah yang menyebabkan keempat rumahnya habis dilalap api.
            
              Kebakaran yang terjadi seakan seperti mimpi yang mudah sekali menghabiskan asset yang telah dibangun selama delapan belas tahun. Api besar itu menghabiskan 87 rumah dalam sekejap. Semua barang berharga di dalam rumah itu habis terbakar,
            
               Handphone serta pakaian tidur yang ia pakai menjadi dua benda yang ia bawa pada saat kebakaran itu.ketika ia masuk kedalam rumahnya, ia sangat bingung karena semua hangus tak bersisa.namun rasa syukur itu muncul ketika kantor yang ada di tengah ruangan tidak terbakar, AC dan uang puluhan juta yang berada di ruangan tersebut berhasil di keluarkan secara utuh.

  Rasa syukur membuat mentalnya kembali pulih secara perlahan. Keterpurukan tidak bertahan lama, kini hanya satu rumah yang belum di bangun dan semuanya akan menjadi pulih kembali.

Apa yang akan anda katakana ketika musibah yang sama menimpa anda? Ingatlah ada Tuhan yang selalu melihat anda, dan bersyukurlah dengan apa yang anda miliki karena tak semua orang seberuntung anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar