MY
MINI HISTORY (1)
Saya
lahir pada tanggal 11 maret 1994. Saya anak kedua dari tiga bersaudara. Setiap
harinya saya adalah seorang guru bimbel di Character buildings (CB8). Kalau
8-nya karena 8 tidak memiliki ujung. Dari sanalah saya berharap bimbel saya
memiliki masa depan yang panjang, jadi saya memilih angkat 8.
Saya
merintis bimbel ini kurang lebih sudah hampir 5 bulan. Masih sangat muda namun
kualitas yang kami tunjukkan tidaklah buruk. Kami berdua merintis bimbel kami
dari nol namanya Elisabeth. Dia cenderung baik dan bertoleransi tinggi. apa
yang ada di bimbel saat ini merupakan bibit yang cukup baik sebagai pemula yang
pernah menjadi guru di sebuah bimbel milik gereja.
Selain bimbel saya juga mengajar sebagai guru private. Saya setiap harinya disibukkan
dengan kegiatan- kegiatan yang berhubungan dengan pendidikan dan pengembangan
diri saya kuliah mulai senin sampai minggu. tetapi dengan libur di hari rabu
dan jumat, itu tidak terlalu memberatkan saya, karena itu menjadi jeda yang
cukup panjang untuk saya beristirahat, dan mengerjakan tugas – tugas kuliah
saya.
Saya
orang yang bisa di katakana jarang mengeluh. Mungkin karena saya memiliki
kecenderungan untuk bersabar dan menganggap ini sebagai sarana dimana saya
dapat mengembangkan sayap saya di dunia yang saya geluti. Juga menjadi pribadi
yang menginspirasi banyak orang.
Dan di dalam keseharian saya, saya juga masih memiliki
keinginan untuk melanjutkan studi saya ke Negara lain, Taiwan. Itu belum
tersampaikan hingga saat ini karena saya kurang menyukai bahasa mandarin sedari
saya kecil, Bahkan bisa di katakan kurang atau bahkan tidak menyukai bahasa
ini, tapi keinginan dan tekat saya bulat untuk melanjutkan studi di sana.
Buta
jalan namun tak buta tujuan dan arah menjadi satu tekat yang baik untuk saya
memulai mempelajari bahasa yang selama ini saya anggap kurang menarik di mata
saya. Seseorang berkata kepada saya bahwa mungkin sekarang ini pendidikan bukan
hal yang penting dan utama untuk kamu, namun, ini akan menjadi bekal yang sangat
berguna ketika kamu mau masuk ke dunia yang kejam beberapa tahun kedepan.
Saya
tidak akan pernah menolak satu bekal baik yang di berikan kepada saya, menurut
saya, menguras uang orang tua saya adalah satu hal yang baik , namun gunakan
juga dengan baik. Karena saya sedang mengembangkan sayap saya untuk terus
melatih diri dalam segala hal. Terlebih lagi orang tua saya sangat mendukung
adanya keinginan yang saya miliki saat ini. Saya harus berbangga hati, karena
saya bukanlah orang yang sangat terpuruk dalam perekonomian, Walaupun semuanya
sederhana, namun saya masih memiliki kesempatan yang cukup luas untuk menggapai
cita- cita dan keinginan saya.
Saya
suka mempelajari banyak hal, karena hal yang baru itu adalah keajaiban yang
tidak bisa di beli dengan apapun.sehingga apa yang saya dapatkan saat ini akan
saya jadikan bekal yang nantinya akan saya bagikan kepada orang banyak, Itu
akan menjadi inspirasi baik dan positf bagi mereka yang ingin mempelajari apa
yang saya kerjakan selama ini.
THX FOR READ
MY MINI HISTORY…^^
~MARCELLA
PANGESTU AMIN~
lucu kan? hhe
BalasHapus